Menuntut ilmu itu
satu tuntutan yang begitu besar:
“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim)
“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim)
“Barangsiapa
yang Allah kehendaki padanya kebaikan maka Allah akan fahamkan dia dalam
(masalah) dien (agama).” (HR.Bukhari)
Dalam
hadis lainnya dijelaskan bahwa ilmu yang wajib dituntut adalah ilmu yang
bermanfaat. Yang bukan hanya benar, tapi juga dapat mendekatkan diri kita
kepada Allah SWT dan dapat memberi kebahagiaan bagi kita, keluarga, dan
masyarakat baik di dunia mau pun di akhirat.
Allah
berfirman, “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta),
ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, nescaya tidak
akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat (ilmu dan hikmah) Allah. Sesungguhnya
Allah Maha perkasa lagi Maha bijaksana.” (QS Lukman [31] : 27)
Oleh
kerana itu, Rasulullah SAW pernah memohon dalam doanya, “Allaahumma inni
a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’u”. ‘Ya, Allah, aku berlindung kepada-Mu dari
ilmu yang tidak bermanfaat.’
0 komentar:
Posting Komentar